pinters.com
Sampah merupakan bahan padat buangan dari kegiatan rumah tangga, pasar, perkantoran, rumah penginapan, hotel, rumah makan, industri, puingan bahan bangunan dan besi- besi tua bekas kendaraan bermotor. Sampah merupakan hasil sampingan dari aktivitas manusia yang sudah terpakai (Sucipto, 2012).
Untuk mengurangi dan meminimalisir timbulnya sampah perlu dilaksanakan oleh berbagai sektor baik pemerintah maupun masyarakat itu sendiri
Seperti yang kita pelajari di bangku sekolah, sampah berdampak buruk, terhadap lingkungan dan secara langsung bedampak kepada kesehatan.
sehingga seluruh masyarakat harus berpartisipasi dalam pengelolaan sampah. dengan cara memilah sampah sesuai jenisnya.
Supaya tidak terjadi kesalahan dalam melakukan pemilhan teman teman perlu mengetahui jenis jenis sampah berdasarkan jenisnya terlebih dahulu
1. sampah organik
A. Sampah Organik Basah
Sampah organik basah merupakan sampah organik yang memiliki kandungan air. beberapa contoh sampah organik basah yaitu sisa sayur, sisa buah, dan sejenisnya.
Sampah organik menimbulkan bau tidak sedap kerena menghasilkan air saat membusuk sehingga mengundang hewan pembawa penyakit seperti tikus, lalat, dan kecoa.
B. Sampah Organik Kering
Sampah organik kering merupakan sampah organik yang memiliki kandungan air yang sedikit. Beberapa Contoh sampah organik yaitu kayu kayu dan daun – daun kering.
2. Sampah Anorganik
sampah anorganik merupakan sampah yang diproduksi dari bahan-bahan nonhayati, sumber daya alam tidak terbarui, dan hasil proses teknologi pengelolaan bahan tambang dan industri.
Sampah anorganik biasanya diwadahkan ditempat sampah warna kuning. Sampah organik biasanya di daur ulang oleh pabrik atau di buat kerjinan yang dapat dimanfaatkan kembali atau di jual.
3. Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)
Jenis sampah ini umumnya diwadahi dengan tempat sampah berwarna merah. Sampah B3 merupakan sampah berbahayakan yang dapat mengancam kesehatan manusia, hewan, atau lingkungan sekitar.
Contoh sampah B3 yaitu kemasan detergen atau pembersih, sampah kaca, serta pembasmi serangga dan sejenisnya.
4. Sampah Kertas
Limbah sisa kertas merupakan jenis sampah bisa dipilah secara khusus dalam wadah tempat sampah berwarna biru.
Pemilahan sampah kertas bermanfaat untuk proses daur ulang kertas. Karton, koran, majalah, kardus, bungkus kemasan berbahan kertas, dan buku juga termasuk jenis sampah kertas.
5. Sampah Residu
Sampah residu merupakan sampah sisa di luar keempat jenis sampah di atas. Tempat sampah yang diperuntukan bagi tempat sampah residu umumnya berwarna abu-abu.
Contoh sampah residu yaitu seperti popok bekas, bekas pembalut, bekas permen karet, atau puntung rokok.
Cara Meminimalisasi Sampah agar Tidak Mencemari Lingkungan
Daur Ulang Sampah Plastik dan Perca
limbah plastik yang sulit terurai, jika dibakar dapat mengakibatkan pencemaran udara sehingga perlu dilakukan pengolahan kusus dengan cara di daur ulang atau di buat kerajinan yang dapat dijual atau di gunakan menjadi barang lain yang lebih berguna
Contoh: tikar dari sedotan, tas dari bungkus kopi, kursi dan meja diri botol
Sementara untuk limbah kain (kain perca) bisa didaur ulang menjadi keset yang cantik. Bisa juga dijadikan sebagai boneka untuk anak anak
Media Menanam
Dengan metode menanam vertikultur, sampah botol plastik yang masih utuh dapat digunakan sebagai media tanam.
Botol plastik dilubangi dengan paku panas dibagian bawah. Lalu di beri tali pada atas botol lalu siap digantung
Dijadikan Pupuk
Sampah organik bila didiamkan saja tanpa pengolahan dapat membusuk dan mengundang hewan pembawa penyakit seperti lalat, kecoa dan tikus. Sehingga perlu penanganan lanjut dengan cara pengomposan sehingga dapat bermanfaat bagi para petani untuk menyuburkan tanah.


kirim komentar ya teman teman
EmoticonEmoticon