17 Februari 2024

pengertian, tujuan, dan macam macam teknik penyaringan air

sumber foto : faster86.com

a.   Pengertian Saringan Pasir Sederhana

Saringan pasir sederhana adalah bak saringan yang menggunakan pasir sebagai media filter denganukuran butiran sangat kecil, namun mempunyai kandungan kuarsa yang sangat tnggi. Proses penyaringan berlangsung tidak begitu lama. Proses penyaringan merupakan kombinasi antara proses fisis (filtrasi, sedimentasi, dan adbsorbsi) dan biokimia. Saringan pasir lambat lebih cocokmengolah air baku yang mempunyai kekeruhan sedang sampai rendah dan konsentrasi oksigenterlarut sedang sampai tinggi. (Edelweis, 2019)

Pengolahan air bersih didasarkan pada sifat-sifat koloid, yaitu koagulasi dan adsorbs. Air sungai atau air sumur yang keruh mengandung lumpur koloidal dan kemungkinan juga mengandung zat-zat warna, zat pencemar seperti limbah detergen dan pestisida. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengolahan air adalah tawas(aluminium sulfat), pasir, korin atau kaporit, kapur tahar, dan karbon aktif. Tawas berguna untuk menggumpalkan lumpur koloidal, sehingga lebih mudah disaring. Tawas juga membentuk koloidal Al(OH)3 yang dapat mengadsorpsi zat-zat warna atau zat-zat pencemar seperti detergen dan pestisida. Apabila tingkat kekeruhan air yang diolah terlalu tinggi, maka selain tawas digunakan karbon aktif. Pasir berfungsi sebagai penyaring. Klorin atau kaporit berfungsi sebagai pembasmi hama (desinfektan) sedangkan kapur tohor berguna untuk menaikkan pH yaitu untuk menetralkan keasaman yang terjadi karena penggunaan tawas. Sistem pengolahan air bersih dengan sumber air baku sungai, tanah dan air pegunungan, dengan skala atau standar air minum, memerlukan beberapa proses. Mengenai proses yang perlu diterapkan tergantung dari kualitas air baku tersebut. (Edelweis, 2019)

b. Tujuan Penjernihan Air

Proses penjernihan air bertujuan untuk menghilangkan zat pengotor atau untuk memperoleh air yang kualitasnya memenuhi standar persyaratan kualitas air seperti:

  1.  Menghilangkan gas-gas terlarut
  2. Menghilangkan rasa yang tidak enak
  3. Membasmi Bakteri pathogen yang sangat berbahaya
  4.  Mengolah agar dapat digunakan untuk brumah tanga dan industri
  5. Memperkecil   sifat   air   yang    menyebabkan terjadinya endapan dan korosif pada pipa atau saluran air lainnya.

c. Teknik-teknik dalam Penyaringan Air

Ada berbagai macam cara sederhana yang dapat kita gunakan untuk mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah adalah dengan penyaringan dan pengendapan. (Iradi Nauli Hasian) Berikut beberapa alternatif cara sederhana untuk mendapatkan air  bersih dengan cara penyaringan air:

1.  Saringan kain katun

Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling sederhana dan mudah. Air keruh disaring dengan menggunakan kain katun yang bersih. saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.

2. Saringan kapas

Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh. Hasil saringan juga tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.

3. Aerasi

Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan kerikil.

4. Saringan pasir lambat

Saringan pasir lambat merupakan saringan air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih didapatkan dengan alan filter air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu dahulu kemudian melewati lapisan kerikil.

5. Saringan air cepat (SPC)

Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Tetapi arahkan terbalik bila dibandingkan dengan saringan asir lambat, yakni dari bawah ke atas (up ow). Air bersih didapatkan dengan alanmenyaring air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru melewati lapisan pasir .

6.  Saringan arang

Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang. lapisan arang ini sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada siaran langsung baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok kelapa. ntuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.

7. Saringan air sederhana

Saringan air sederhana tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan pasir lambat. ada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan ijuk/injuk yang berasal dari sabut kelapa

8. Gravity-fed filtering system

Gravity-fed filtering system merupakan gabungan dari saringan pasir cepat (SPC) dan Saringan pasir lambat (SPL). Air bersih yang dihasilkan melalui dua tahap. Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan pasir cepat (spc). Air hasil tersebut dan kemudian hasilnya disaring kembali menggunakan saringan pasir lambat. dengan dua kali ini diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik. untuk mengantisipa sidebit udara hasil keluaran dari jaringan pasir cepat, dapat digunakan beberapa/multi saringan pasir lambat.

9.  Saringan cadas/jempeng/lumping batu

Saringan cadas atau jempeng ini mirip dengan saring. Disaring udara dengan menggunakan pori-pori dari batu cadas. saringan ini umum digunakan oleh masyarakat desa kerobokan, bali. saringan tersebut digunakan untuk menyaring air yang berasal dari sumur gali ataupun dari saluran irigasi sawah. seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relative rendah bila dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC

10. Saringan Keramik

Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan melalui elemen filter keramik. beberapa filter kramik menggunakan campuran perak yang berfungsi Sebagai disinfektan dan membunuh bakteri. ketika proses pembuatan, kotoran yang ada dalam air baku akan terputus dan lama kelamaan akan menumpuk dan menyumbat permukaan filter. Sehingga untuk mencegah yang terlalu sering maka air baku yang dimasukan jangan terlalu keruh atau kotor. untuk perawatan saring ini dapat dilakukan dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air yang mengalir.

kelvin yogi pradana, Pendiri KELVINmedia, sebuah usaha multimedia diantaranya Shooting Video, Fotografi, Kursus Komputer, dll. Baca profil kelvin selengkapnya, klik di sini...

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :

kirim komentar ya teman teman
EmoticonEmoticon