sumber foto : faster86.com
a. Pengertian Saringan
Pasir Sederhana
Saringan pasir sederhana adalah bak saringan yang
menggunakan pasir sebagai
media filter denganukuran butiran sangat kecil, namun
mempunyai kandungan kuarsa yang sangat tnggi. Proses penyaringan berlangsung tidak begitu lama. Proses penyaringan merupakan
kombinasi antara proses fisis (filtrasi, sedimentasi, dan adbsorbsi) dan biokimia. Saringan
pasir lambat lebih cocokmengolah air baku yang mempunyai kekeruhan
sedang sampai rendah dan konsentrasi oksigenterlarut sedang sampai tinggi. (Edelweis, 2019)
Pengolahan air bersih didasarkan pada sifat-sifat koloid,
yaitu koagulasi dan adsorbs.
Air sungai atau air sumur yang keruh mengandung
lumpur koloidal dan kemungkinan juga mengandung zat-zat warna, zat pencemar seperti limbah detergen dan
pestisida. Bahan-bahan yang diperlukan untuk pengolahan air adalah tawas(aluminium sulfat), pasir, korin
atau kaporit, kapur tahar, dan karbon aktif. Tawas berguna
untuk menggumpalkan lumpur koloidal,
sehingga lebih mudah disaring. Tawas juga membentuk koloidal Al(OH)3 yang dapat mengadsorpsi
zat-zat warna atau zat-zat pencemar seperti detergen dan
pestisida. Apabila tingkat kekeruhan air yang diolah terlalu tinggi,
maka selain tawas digunakan
karbon aktif. Pasir berfungsi sebagai penyaring. Klorin atau kaporit berfungsi
sebagai pembasmi hama (desinfektan) sedangkan kapur tohor berguna untuk
menaikkan pH yaitu untuk menetralkan keasaman
yang terjadi karena penggunaan tawas. Sistem
pengolahan air bersih dengan sumber air baku sungai,
tanah dan air pegunungan, dengan skala atau standar air minum, memerlukan beberapa proses. Mengenai
proses yang perlu diterapkan
tergantung dari kualitas air baku tersebut. (Edelweis, 2019)
b. Tujuan Penjernihan Air
Proses penjernihan air bertujuan untuk menghilangkan zat pengotor
atau untuk memperoleh air yang kualitasnya memenuhi standar persyaratan kualitas
air seperti:
- Menghilangkan gas-gas terlarut
- Menghilangkan rasa yang tidak enak
- Membasmi Bakteri pathogen
yang sangat berbahaya
- Mengolah agar dapat digunakan untuk brumah tanga dan industri
- Memperkecil sifat air yang menyebabkan terjadinya endapan
dan korosif pada pipa
atau saluran air lainnya.
c. Teknik-teknik dalam Penyaringan Air
Ada berbagai
macam cara sederhana
yang dapat kita gunakan untuk
mendapatkan air bersih, dan cara yang paling mudah adalah
dengan penyaringan dan pengendapan. (Iradi
Nauli Hasian) Berikut beberapa
alternatif cara sederhana untuk mendapatkan air bersih dengan
cara penyaringan air:
1. Saringan kain katun
Pembuatan saringan air dengan menggunakan kain katun merupakan teknik penyaringan yang paling
sederhana dan mudah. Air keruh disaring
dengan menggunakan kain katun
yang bersih. saringan ini dapat membersihkan air dari kotoran dan organisme kecil yang ada dalam air keruh.
Air hasil saringan tergantung pada ketebalan dan kerapatan kain yang digunakan.
2. Saringan kapas
Teknik saringan air ini dapat memberikan hasil yang lebih baik dari teknik sebelumnya. Seperti halnya penyaringan dengan kain katun, penyaringan dengan kapas juga dapat membersihkan air dari kotoran
dan organisme kecil yang ada
dalam air keruh. Hasil saringan juga
tergantung pada ketebalan dan kerapatan kapas yang digunakan.
3. Aerasi
Saringan pasir lambat merupakan saringan
air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir
pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih
didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu baru kemudian
melewati lapisan kerikil.
4. Saringan pasir lambat
Saringan pasir lambat merupakan saringan
air yang dibuat dengan menggunakan lapisan pasir
pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah. Air bersih
didapatkan dengan alan filter air baku melewati lapisan pasir terlebih dahulu dahulu kemudian
melewati lapisan kerikil.
5. Saringan air
cepat (SPC)
Saringan pasir cepat seperti halnya
saringan pasir lambat, terdiri atas lapisan pasir pada
bagian atas dan kerikil pada bagian
bawah. Tetapi arahkan terbalik bila dibandingkan dengan saringan asir lambat, yakni dari bawah ke atas (up ow).
Air bersih didapatkan dengan alanmenyaring
air baku melewati lapisan kerikil terlebih dahulu baru melewati lapisan
pasir .
6. Saringan arang
Saringan arang dapat dikatakan sebagai saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan
arang. lapisan arang ini sangat
efektif dalam menghilangkan bau dan rasa yang ada siaran langsung baku. Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok
kelapa. ntuk hasil yang lebih baik dapat digunakan arang aktif.
7. Saringan air sederhana
Saringan air sederhana tradisional merupakan modifikasi dari saringan pasir arang dan saringan
pasir lambat. ada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil, batu
dan arang juga ditambah satu buah lapisan ijuk/injuk yang berasal dari sabut kelapa
8. Gravity-fed filtering system
Gravity-fed filtering
system merupakan gabungan dari saringan
pasir cepat (SPC) dan Saringan pasir lambat (SPL). Air bersih yang dihasilkan melalui dua tahap.
Pertama-tama air disaring menggunakan Saringan pasir cepat (spc). Air hasil
tersebut dan kemudian hasilnya
disaring kembali menggunakan saringan pasir lambat. dengan dua kali ini diharapkan kualitas air bersih yang dihasilkan tersebut dapat lebih baik.
untuk mengantisipa sidebit udara hasil keluaran
dari jaringan pasir cepat, dapat digunakan beberapa/multi saringan pasir lambat.
9. Saringan cadas/jempeng/lumping batu
Saringan cadas atau
jempeng ini mirip dengan saring. Disaring
udara dengan menggunakan pori-pori dari batu
cadas. saringan ini umum
digunakan oleh masyarakat desa kerobokan, bali. saringan tersebut
digunakan untuk menyaring air yang
berasal dari sumur gali ataupun dari saluran
irigasi sawah. seperti halnya saringan keramik, kecepatan air hasil saringan dari jempeng relative rendah bila
dibandingkan dengan SPL terlebih lagi SPC
10. Saringan Keramik
Saringan keramik dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama sehingga dapat dipersiapkan dan
digunakan untuk keadaan darurat. Air bersih didapatkan dengan jalan melalui elemen filter keramik.
beberapa filter kramik menggunakan campuran
perak yang berfungsi
Sebagai disinfektan dan membunuh bakteri.
ketika proses pembuatan,
kotoran yang ada dalam air baku akan terputus dan lama kelamaan
akan menumpuk dan menyumbat
permukaan filter. Sehingga untuk mencegah yang terlalu
sering maka air baku yang dimasukan jangan terlalu keruh atau kotor. untuk
perawatan saring ini dapat dilakukan
dengan cara menyikat filter keramik tersebut pada air
yang mengalir.
kirim komentar ya teman teman
EmoticonEmoticon