1. PENGERTIAN TIKUS
pinterest.com
Tikus merupakan hama utama tanaman padi (Oryza sativa L.) yang dapat menurunkan hasil produksi cukup tinggi. Pada umumnya, tikus sawah (Rattus argentiventer) tinggal di pesawahan dan sekitarnya, memiliki kemampuan berkembangbiak sangat pesat.Secara teoritis, satu pasang ekor tikus mampu berkembangbiak menjadi 1.270 ekor per tahun. walaupun keadaan ini jarang terjadi,tetapi hal inidigambarkan, peningkatan pesatnya populasi tikus dalam setahun.Tikus dapat secara langsung yaitu mencari makan saat tanaman sudah mulai siap digunakan secara tidak langsung yaitu tikus merusak batang tanaman padi hanya untuk mengasah gigi pada pengembangan.kerusakan yang ditimbulkan oleh hama tikus dapat dilihat pada batang padi yang terpotong dan membentuk 45oC serta masih memiliki sisa bagian batang yang tidak terpotong. Dengan kondisi kerusakan dan cepatnya peningkatan populasi tikus akan menurunkan hasil produksi secara drastis.
2. PENGERTIAN PESTISIDA NABATI
Pestisida nabati adalah pestisida yang dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada disekitar kita untuk mengendalikan organisme pengganggu tanaman, seperti tumbuhan.Pestisida nabati memiliki keuntungan:
- relatif aman;
- ramah lingkungan;
- murah dan mudah didapatkan;
- tidak menyebabkan keracunan dan tidak akan menyebabkan hama menjadi resisten.
Sedangkan kekurangannya yaitu penggunaanya harus-ulang, tidak berulang-ulang, kerja lambat dan tidak membunuh hama secara angsung. Pestisida selain bermanfaat, juga menghasilkan dampak lingkungan.Disamping bermanfaat untuk meningkatkan hasil pertanian, ia juga menghasilkan dampak buruk baik bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Lebih dari 98% insektisida dan 95% herbisida menjangkau tempat selain yang seharusnya menjadi target, termasuk spesies nontarget, perairan, udara, makanan, dan sedimen.Pestisida dapat menjangkau dan mengkontaminasi lahan dan perairan ketika disemprot secara aerial, dibiarkan mengalir dari permukaan ladang, atau dibiarkan menguap dari lokasi produksi dan penyimpanan.Penggunaan pestisida berlebih justru akan menjadikan hama dan gulma resistan terhadap pestisida.Dalam penerapannya, tidak semua pestisida sampai ke sasaran. Kurang dari 20% pestisida sampai ke tumbuhan.Selebihnya lepas begitu saja. Akumulasi dari pestisida dapat mencemari lahan pertanian dan apabila masuk dalam rantai makanan, dapat menimbulkan macammacam penyakit, misalnya kanker, mutasi, bayi lahir cacat, dan CAIDS.Pestisida yang paling merusak adalah pestisida sintesis, yaitu golongan organoklorin. Tingkat kerusakan yang dihasilkan lebih tinggi ketimbang senyawa lain, mengingat jenis ini peka akan sinar matahari dan tidak mudah terurai.
3. CARA ALAMI UNTUK MENGUSIR TIKUS DIRUMAH
Hama tikus dapat dikendalikan dengan pestisida nabati, pestisida yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan sehingga aman bagi tanaman.Pestisida nabati cukup murah dan mudah dibuat sendiri sehingga bisa membuat sebanyak yang dibutuhkan.Tanaman tidak akan keracunan dengan pestisida nabati dan tidak menyebabkan resistensi pada jenis hama lainnya.Namun harus di pahami daya kerja pestisida nabati terbilang cukup lambat. Kita harus melakukan perawatan secara rutin agar hama tikus benar-benar menghilang dari kebun.Selain itu juga harus memahami bahwa pestisida dari bahan-bahan alami tidak bersifat membunuh, tapi hanya mengusir dan mencegah sehingga hama tidak mau datang mendekat.Daya simpan pestisida terbilang cukup pendek sehingga Anda perlu membuat sesuai dengan kebutuhan. Jangan diberikan pada siang hari karena larutan pestisida alami ini mudah rusak terkena sinar matahari.Pestisida nabati yang dapat digunakan seperti Jengkol, Pepaya atau Cabai. Untuk pembuatannya, Cabai dan Jengkol ditumbuk kemudian direndam selama 2-3 hari, dan air rendamannya dapat disemprotkan ke tempat-tempat yang sering didatangi tikus.
Selain itu, dapat juga menggunakan bahan alami lainnya yang berbau menyengat seperti kulit durian, nuah mengkudu, atau irisan bawang.Hal itu dapat terjadi karena tikus memiliki indra penciuman yang sangat sensitif dan salah satunya kegunaannya adalah untuk seperti mendeteksi potensi sumber makanan dari jarak jauh dan sarana untuk berkomunikasi dengan tikus lain.Bau-bauan dari bahan tersebut dapat menyebabkan iritasi pada hidung tikus. Dengan begitu indra pencium tikus tidak akan berfungsi lagi dengan baik dan hama kecil ini akan segera meninggalkan rumah.Namun, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah upaya pencegahan. Karena, upaya pengusiran tikus menggunakan bahan-bahan alami diatas hanya bersifat sementara, yang mana artinya tikus akan dapat datang lagi sewaktuwaktu.


kirim komentar ya teman teman
EmoticonEmoticon